Kamis, 07 Juni 2018

PERTEMUAN KE 14 ( PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA 3 )

Membuat Jaringan Komputer LAN Sederhana

Apabila mempunyai  komputer lebih dari satu, dan masing-masing komputer ingin terhubung antara satu dengan yang lainnnya supaya bisa sharing data, printer, sharing koneksi internet dll, kita bisa lakukan dengan membuat  jaringan komputer LAN (Local Area Network)  sederhana..

Kalau pada postingan yang lalu digunakan koneksi adhoc wireless, pada postingan kali ini kita gunakan koneksi kabel yaitu menggunakan kabel data UTP (Unshielded twisted pair), yaitu standar kabel untuk koneksi jaringan LAN.
Komputer yang dipakai  pada saat ini umumnya sudah dilengkapi dengan LAN Card atau disebut juga NIC (Network Interface Controller), atau Ethernet Card.






• Kalau jumlah komputer yang akan dikoneksikan hanya dua  buah, kita hanya cukup menyediakan  satu buah kabel UTP dengan panjang sesuai jarak antara komputernya yang di kedua ujung kabelnya telah dipasangi konektor RJ-45(standard konektor untuk kabel LAN UTP) dengan konfigurasi Cross/ silang.


• Kalau Jumlah komputer yang akan dikoneksikan lebih dari 2 buah, maka kita harus menambahkan suatu alat  yang bernama  Switch atau Hub. Pada saat ini harga sebuah switch untuk standard rumahan sudah sangat terjangkau .
Dari masing - masing komputer dihubungkan ke switch  menggunakan kabel UTP dengan konektor RJ-45 di kedua ujungnya dengan konfigurasi Straight/lurus.




•  Pemasangan konektor  pada kabel UTP bisa dibuat sendiri, tetapi untuk mudahnya sobat tinggal pergi saja ke toko komputer yang juga menyediakan  peralatan jaringan, dan tinggal bilang untuk membeli kabel UTP sekalian pasangkan konektornya dengan konfigurasi cross/silang  untuk koneksi komputer ke komputer(dua buah komputer), atau straight/lurus untuk  koneksi lebih dari 2 komputer / menggunakan switch.




Konfigurasi Alamat IP (Internet Protocol / TCP IP )
Agar dapat saling berkomunikasi , masing – masing komputer harus diberi alamai IP

• Masuk ke Network Connection (Start-->Control Panel -->Network Connection  )
• Pilih/dobel klik Local Area  Connection
• Dobel klik pada Internet Protocol (TCP / IP)
• Klik Use The following IP address, kemudian isi IP address dan subnet Mask
Misal, 
komputer1  IP Address : 192.168.0.1
komputer2  IP Address : 192.168.0.2
komputer3  IP Address : 192.168.0.3
komputer4  IP Address : 192.168.0.4
dst..
Subnet Mask harus sama : 255.255.255.0



Untuk mengetahui berhasil tidaknya koneksi lakukan perintah ping dari komputer satu ke komputer lainnya
Misal dari komputer1 ke komputer2 :
• Di Komputer1 :  Klik Start -->Klik Run-->ketik CMD --> klik OK,  maka akan tampil Command Prompt
• Ketik ping  192.168.0.2  tekan enter
harus ada Reply dari komputer2
Lakukan perintah yang sama untuk mengetahui koneksi ke komputer yang lainnya.

PERTEMUAN KE 13 ( ROUTING FUNDAMENTAL)

Routing Fundamental


        Routing adalah proses dimana suatu router memforward dan memilih jalur (path) yang harus dilalui paket ke jaringan yang dituju. 

Proses routing pada router dilakukan berdasarkan Tabel Routing/ Routing Table

Tabel Routing pada umumnya berisi informasi tentang:

  •  Network ID
  •  Interface Router yang terdekat dengan network tujuan 
  • Next hop/gateway : Merupakan alamat transit selanjutnya sebelum ke tujuan akhir paket, jika tujuan akhir paket terhubung secara langsung maka next hop merupakan tujuan akhir paket.
  • Cost/Metric, yaitu sebuah nilai yang menunjukkan jarak untuk mencapai network tujuan. Metric tesebut menggunakan teknik berdasarkan jumlah lompatan (Hop Count).
Routing sendiri mempunyai beberapa jenis, yaitu :
1.) Static routing
 Static routing merupakan pemetaan alamat dalam sebuah jaringan secara manual yang menyebabkan route alamatnya ditentukan oleh konfigurator (orang yang melakukan konfigurasi), artinya tabel routing dibuat secara manual.

2.)  Default routing
Default routing menggunakan prinsip mengirimkan paket-paket menuju hop berikutnya. Bisa digunakan ketika di jaringan memiliki jalur keluar (exit path), bukan looping.
3.) Dynamic routing
Dynamic routing merupakan pemetaan alamat dalam sebuah jaringan secara otomatis karena  dengan routing protocolnya router akan saling  berkomunikasi dengan router yang lain dan akan saling update tabel routing.

Pada Dynamic Routing terdapat Administrative distance dan Routing Protocol.

 A.    Administrative distances
Administrative distance (untuk selanjutnya akan di singkat AD) digunakan untuk mengukur apa yang disebut truworthiness (ke-dapat-percayaan) dari informasi routing yang di terima oleh sebuah router tetangga. Sebuah AD adalah bilangan bulat dari 0 sampai 255, di mana 0 adalah yang palng dapat di pecaya dan 255 berarti tidak akan lalu lintas data melalu route ini.
Jika sebuah router memliki dua update mengenai network yang sama, maka hal yang sama yang di cek oleh router adalah AD. Jika satu dari route yang di-advertised (di umumkan oleh router lain) memiliki AD yang lebih rendah dari yang lain, maka route dengan AD terendah tersebut akan di tempatkan di routing table.
Jika kedua route di-advertised memiliki AD yang sama, maka yang di gunakan untuk memilih jalur terbaik adalah metrics dari routing protocol (misalnya hop atau bandwidth). Route yang di-advertised dengan metric terendah akan di tempatkan oleh routing table. Tetapi jika kedua route memiliki AD dan metric yang sama, maka routing protocol akan melakukan load balance ke network remote (yang berarti router akan mengirimkan paket melalui kedua link yang memiliki AD dan metric yang sama tersebut)

Sumber route
AD default
Interface yang terhubung langsung
0
Route statis
1
EIGRP
90
IGRP
100
OSPF
110
RIP
120
External EIGRP
170
Tidak diketahui (unknown)
255 (route in tidak akan pernah di gunakan)


B.    Routing Protocol
 Berikut beberapa macam routing protocol pada dynamic  routing
a.) routing Information Protocol (RIP)
b.) Interior Gateway Rating Protocol (IGRP)
c.) Open Shortest Path First (OSPF)
d.) Enhanced Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP)
e.) Border Gateway Protocol(BGP)
f.) Intermediate System to Intermediate System, (IS-IS)

Cara kerja protocol dynamic routing berdasarkan 3 Algoritma routing, yaitu :
a.) distance Vector
b.) link state
c.) Hybrid-distance-vector routing
 
a.) Distance Vector Routing
Distance vector mengirimkan routing update secara estafet kepada router-router tetangganya, setiap kali melewati sebuah router, maka hop akan ditambahkan ( hop=router yang dilalui). Protokol ini mencari jalur terbaik ke sebuah network dengan menilai jarak. Algoritma routing distance vector mengirimkan isi routing table yang lengkap ke router-router tetangganya, yang kemudian menggabungkan entri-entri di routing table yang diterima tersebut dengan routing table yang mereka miliki untuk melengkapi routing table router

Routing update mengirimkan copy routing table secara lengkap pada router tetangganya. Router-router dalam jaringan distance vector hanya tahu network dari tetangganya saja.
Contoh routing protocol distance vector :
a.) RIP v1 & RIP v2
b.) IGRP
c.) BGP

b.) Link State Routing
Pada protokol link-state setiap router akan menciptakan tiga buah table terpisah. Satu table mencatat perubahan dari network-network yang terhubung langsung, satu table lain menentukan topologi dari keseluruhan internetwork, dan table terakhir digunakan sebagai routing table. Router mengetahui lebih banyak tentang internetwork dibandingkan semua jenis routing protokol yang distance-vector. Link state mengirimkan link state advertisement (LSA) secara broadcast (flooding) ke semua router dalam jaringan. Info LSA disimpan oleh setiap router dalam databasenya sehingga setiap router tahu topologi jaringan secara "overall". Algoritma yang dipakai oleh link-state yaitu algoritma djikstra di mana jalur terpendek akan dibangun berdasarkan jalur-jalur terbaik dan disimpan di tabel routing. Tetapi kelemahan dari link-state yaitu membutuhkan resource yang besar seperti memory yang besar untuk menyimpan table routing, tentunya membutuhkan router yang mempunyai spesifikasi yang tinggi


Istilah-istilah link state :
a.) Link State Advertisement (LSA)
b.) Djikstra
c.) Routing Table
d.) Neighbor table
e.) Database/ topologi table

Contoh Link State Routing Protocol :
a.) OSPF
b.) IS-IS

c.) Hybrid-distance-vector routing
Merupakan routing protocol yang hanya diadopsi oleh router cisco yaitu protocol EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol) atau sering disebut sebagai proprietary protocol pada CISCO. EIGRP hanya bisa digunakan oleh sesama router cisco saja, dan tidak didukung oleh jenis router lain. cara kerja EIGRP menggunakan dua tipe routing protocol yaitu Distance vector protocol dan Link State Protocol. Maksudnya, EIGRP sebenarnya merupakan Distance Vector protocol, tetapi prinsip kerjanya menggunakan links-states protocol, yaitu dengan mengirimkan semacam hello packet.

EIGRP memiliki sistem pembangunan routing protocol dengan membuat sebuah algoritma yang digunakan untuk mengkalkulasi dan membangun sebuah routing table. Algoritma tersebut disebut DUAL. DUAL digunakan untuk memastikan jalur untuk sebuah network dengan diawali oleh DUAL mengirim query packet kepada network yang bersebrangan, maupun kepada router yang langsung terkoneksi dengannya. Selama mengirimkan query packet, setiap router akan melanjutkan untuk meneruskan query packet tersebut sampai sebuah router akan mengirimkan sebuah replay packet sebagai informasi bagaimana caranya untuk menuju ke sebuah jaringan tertentu.

Dari replay packet yang diterima oleh router yang mengirimkan query packet, DUAL mengkalkulasi menggunakan delay, bandwidth, dan faktor-faktor lain untuk menentukan mana successor dan mana feasible successor. Successor akan menjadi jalur yan utama, yang paling dekat, dan paling efisien untuk menuju ke sebuah network yang dapat dijangkau oleh DUAL. Sedangkan Feasible successor adalah jalur cadangan yang digunakan ketika router tidak memilih jalur successornya. Tetapi penentuan feasible successor tidak harus dilakukan.

PERTEMUAN KE 12 ( PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA 2 )

Tutorial Membuat Jaringan Sederhana Dengan Dua Komputer/ Laptop

Berbicara tentang jaringan ,ini adalah merupakan hal yang sudah umum  dimengerti masyarakat.Bahkan di bangku sekolah,perkuliahan mempelajari tentang jaringan.Didalam membuat sebuah jaringan tentu banyak cara yang bisa dilakukan tentu dengan alat alat tertentu. Dimana secara umum contoh membuat sebuah jaringan adalah:menggunakan sisco packet tracer,peern to peer ,lan atau LAN  dan sebagainya.
Mengingat tentang jaringan sudah lazim didengar ,dimana mana jaringan selalu dilibatkan  dalam kehidupan sehari hari, baik dalam perkerjaan,sekolah semua sudah membahas yang namanya jaringan. Pada zaman sekarang ini segala sesuatu menghubungkan  atau berhubungan dengan jaringan sesuai perkembangan teknologi.
Tapi sebelum itu saya akan menjelaskan apa itu jaringan computer? Jaringan computer merupakan sebuah telekomunikasi yang dimana menghubungkan dua atau lebih computer/laptop yang saling terhubung satu dengan computer lainnya melalui media transmisi yang dapat saling berbagi antara lain:data,aplikasi,software,maupun perangkat keras.
Namun sering muncul pertanyaan untuk  apa sih jaringan itu? Nah saya akan menjelaskan sedikit beberapa manfaat jaringan itu antara lain:
  1. Resourse sharing atau sering disebut berbagi data satu dengan yang lainnya
Dengan adanya jaringan kita bisa mengakses file dan yang bisa dissebar luaskan  dengan adanya jaringan internet,jaringan juga melakukan proses pengiriman data secara cepat dan efisien,dapat berhubungan dengan orang lain maupun dinegara lain,dan contoh lain sebuah perusahaan membutuhkan printer tentunya dengan jaringan cukup hanya butuh  satu printer saja untuk banyak computer atau pun pc dengan adanya jaringan,
  1. Reliabilitas tinggi
Dengan adanyan jaringan semua file dapat disalin ke semua mesin yang sudah terhubung.
Maka seandainya data kita hilang dari computer PC 1 atau mesinnya rusak,maka tak perlu  resah salinan masih ada di computer atau mesin  lainnya.
  1. Menghemat uang
Dengan adanya jaringan tentunya menghemat biaya secara perseorangan maupun personal. Dimana dengan adanya jaringan kita tidak perlu beli banyak alat untuk setiap computer atau laptop.Sebagai contoh:Printer,scanner,telegram kita hanya menghubungkan satu ,sebagai contoh printer hanya butuh 1 PC dan selanjutnya  dibuat sharing terhaadap masing masing alat yang mau di hubungkan.
Diatas sudah dijelaskan apa itu jaringan computer.Sekarang muncul pertanyaan apa itu jaringan computer LAN (local area network) dan apa fungsinya? Baik saya akan menjelaskan secara singkat dimana jaringa computer LAN itu adaah jaringan dari sejumlah computer yang dapat saling berhubungan namun dibatasi oleh jarak,lokasi tertentu.
Sebagai contoh jaringan LAN ini itu yaitu jaringan untuk sejumlah computer yang lokasinya terbatas biasanya bisa digunakan di gedung,warnet,komplek perumahan,kampus,dimana tanpa menggunakan fasilitas komunikasi umum seperti telepon,dimana kita hanya menghubungkan 1 komputer ke computer lainnya.
  1. Data lebih aman
Dengan jaringan yang tentunya dipasang dengan firewall yang baik,akan sulit serangan     dari luar datang,maka data pun lebih aman.
  1. Meningkatkan keefektifan pekerjaan
Yang kedua apa fungsi jaringan LAN itu? Fungsi jaringan LAN itu untuk dapat terhubung satu computer dengan computer yang lainnya,sehingga dapat berbagi data,software,perangkat keras.
Nah sebelum saya menjelaskan tentang cara sederhana membuat jaringan Lan dengan 2 pc/laptop , perlu diketahui dalam membuat sebuah jaringan, ada alat dan bahan yang harus disediakaan sebagai bahan pendukung
Alat /Bahan Membuat Jaringan antara lain:
  1. Komputer/laptop
Dalam  membagun sebuah jaringan komponen utama yang paling penting adalah computer.
  1. Kabel UTP ( Unshielded twisted pair) RJ45)
Untuk di pasang dikabel UTP dan LAN Card maupun onboard
Kabel ini mungkin semua sudah mengenalnya,kabel ini bisa didapatkan ditoko-toko terdekat.kita dapat membeli kabel RJ45 yang belum terpasang dengan kabelnya dan untuk itu kita perlu memasang RJ45 dengan kabelnya terlebih dahulu atau melakukan cripting,tapi untuk yang belum mengetahui cara pemasangannya kita bisa membeli yang sudah terpasang.
Untuk lebih jelasnya kabel RJ45 adalah konektor  kabel Ethernet yang  bisa digunakan dalam jaringan computer.
Setelah alat dan bahan semua sudah disediakan,maka akan  dilanjut dengan kongfigurasi jaringan.Namun sesuai perkembangan teknologi  computer umumnya sudah menggunakan atau dilengkapi dengan LAN Card pada motherboard masing masing computer atau laptop.
3.HUB/switch
HUB ini berguna untuk menghubungkan dua buah computer dalam sebuah jaringan.
Jika kita hanya menghubungkan 2 buah computer atau laptop maka kita hanya butuh Kabel UTP saja sebagai penghubung, maka sering disebut jaringan ini adalaah peer to peer.Dimana computer client dan server mempunyai kedudukan yang sama.Dimana computer server bisa jadi client dan sebaliknya computer .komputer client bisa jadi  client. Jaringan peer to peer cocok digunakan hanya untuk kapasitas kecil saja.
Selain dari itu peer to peer merupkan aplikasi yang dapat menghandle dari sejumlah computer yan artinya dapat terkoneksi secara mandiri yang dapat terkoneksi  sesuai keinginanya tanpa butuh struktur jaringan secara fisik.
yang namanya suatu jaringan pasti punya kelebihan dan kekurangan dari jaringan dengan peer to peer.Kelemahan peer to peer adalah setiap data dalam jaringan yang sudah tersebar dalam computer harus dibackup oleh masing-masing computer,keamanan jaringan ditentukan oleh setiap server masing masing dan aplikasi pendukung masing masing,jaringan memang relative sulit.
Adapun kelebihan peer to peer adalah dapat berbagi fasilitas dengan yang lainnya seperti harddisk, printer, modem, faximile ,modem dan lain sebagainya.yang ketiga adalah mempermudah pekerjaan karena tidak tergantung pada server, dimana satu computer rusak  semua tidak akan mengalami kerusakan.
Baik langsung saja ,saya akan share membuat jaringan dengan sederhana dengan 2 komputer /laptop sebagai berikut dengan langkah-langkah antara lain:
  1. Untuk memulai membuat jaringan ,colokkan/ hubungkan computer/laptop dengan kabel UTP RJ45 yang sudah dirancang tadi sebelumnya.
  2. Setelah semua sudah terhubung, selanjutnya kita masuk ke dalam start > control panel >network in internet > network and sharing center >

  1. Selanjutnya kita, klik change adapter settings ,maka akan muncul tampilan seperti pada gambar berikut
               4.  klik salah satu gambar pc dimana kita telah terhubung . klik kanan > pilih properties, maka akan muncul                   gambar lalu pilih internet Protocol Version 4(TCP/IP v4).
       5.Pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
  1. Setelah itu pilih use the following ip address untuk mengaktifkan button tersebut.
  2. Pada ip address isikan address dengan
Ip address                               :192.168.1.2
Subnet mask                            :255.255.255.0
Delfaut gateway                     :192.168.1.1

Kalau untuk DNS tak usah di isi.
  1. Setelah sudah selesai lalu ok untuk menyimpan penyetingan.
  2. Kemudian lakukan hal yang sama seperti pada computer /laptop I pada computer/laptop II dengan IP Address yang berurutan dari IP Addres computer I.dengan workgroup masing masing sama namun berbeda nama komputer.
Contoh:
Ip address                               :192.168.1.3
Subnet mask                            :255.255.255.0
Delfaut gateway                     :192.168.1.1
  1. Lalu klik ok sampai semua jendela pengaturan
Nah sekarang antara computer I dengan computer  II sudah terhubung.Tapi untuk lebih jelas nya kita perlu memastikan apakah computer I dengan Komputer II sudah terhubung atau masih terkendala.
Maka untuk itu saya akan membahas tentang memastikan Apakah ke dua computer atau laptop tersebut sudah terhubung,yaitu dengan cara melakukan ping antara computer yang satu dengan computer yang lainnya dan juga sebaliknnya.
Adapun cara memastikan ke dua computer sudah terhubung antara lain:
  1. Dengan masuk command prompt (run) atau dengan menggunakan keyboard tekan win+R
  2. Kemudian Ketikkan CMD untuk masuk lalu ok
  3. Lalu lakukan ping dengan cara :ping address,dimana alamat address adala IP pada computer yang telah di isi tadi.
Jika kita nge ping dari computer I ,maka IP yang kita ketikkan adalah IP pada computer II dan juga sebaliknya. Jika kita nge ping dari computer II maka IP pada computer yang harus kita isi adalah IP computer I.
Untuk lebih jelasnya contoh kita nge  ping dari computer I maka kita ketikkan “ping192.168.1.3” dimana IP tersebut dari computer II.
  1. Setelah selesai tekan enter .
Lalu akan muncul tulisan  pada kotak hitam itu.
Tanda yang perlu  diketahui untuk koneksi sudah bisa dimuat dengan tanda:Pinging 192.168.0.2 with 64 bytes of data:
Reply from 192.168.1.2 :bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.2 :bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.2 :bytes=32 time<1ms TTL=128
Reply from 192.168.1.2 :bytes=32 time<1ms TTL=128
Ping statistics for 192.168.1.1
Packets :sent=4 received=4 lost =0 <0% loss>,
Approximate round trip times in milli seconds:
Minimum=0 ms, maximum=0ms, average=0ms

Nah terus jadi kalau tidak terhubung apa tandanya? Jika koneksi tidak berhasil akan di tanda kan dengan munculnnya
Pinging 192.168.0.2 with 64 bytes of data:
Request time out
Request time out
Request time out
Request time out
Packets :sent=4 received=4 lost =0 <0% loss>,
Maka kedua computer belum terkoneksi.
atau dengan gampang jika muncul TTL berarti  dapat dipastikan sudah terhubung dan jaringan Lan sederhana berhasil dibuat dan jika  Request time out berarti jaringan belum berhasil dibuat ,kemungkinan dapat diakibatkan entah dari perangkat keras,software,pengaturan saat penyetinggan.
  1. Selesai dan jaringan pun jadi kedua computer telah terkoneksi
Sekarang semua sudah selesai kita telah bisa melakukan berbagai aktivitas jaringan sebagai conton: saling berbagi data,bermain game lan dan tentu masih banyak lagi yang bisa dilakukan. Nah itulah cara sederhana membuat jaringan sederhana  dengan 2 komputer yang bisa dilakukan sendiri tanpa butuh biaya yang banyak.Dengan cara ini sudah gampang tentunya buat jaringan ,yang masih bisa dikembangkan contoh membuat jaingan pada warnet.
Jaringan hanya berlaku pada suatu area saja yang ngampang dibuat.
Semoga cara sederhana  membuat jaringan ini bisa bermanfaat bagi yang membaca dan  dikembangkan lagi.tutorial ini dibuat berdasarkan bahan pelajaran dikampus .Trik atau pun tutorial ini  masih jauh dari sempurna kalau ada kesalahan pengejaan kata atau huruf  harap dimaklumi. Demikianlah artikel yang saya buat semoga bermanfaat  dan dapat dipraktekkan.

PERETEMUAN KE 11 ( SEVEN LAYERS OSI )

Pengertian dan Fungsi 7 OSI Layer Serta Penjelasannya


        Pengertian dan Fungsi 7 OSI Layer - Komunikasi antar komputer melalui jaringan sudah menjadi kebutuhan utama dalam pekerjaan terutama di bidang komputer server dan lainnya. Banyaknya produsen komputer yang memproduksi komputer sesuai inovasi mereka membuat perbedaan dalam hal protocol dan format data. Akibatnya berbagai masalah komunikasi muncul jika komputer yang digunakan itu berbeda vendor atau pembuatann ya. Misal dalam 1 perusahaan 1 ruangan menggunakan berbagai merk komputer yang berbeda-beda, hal ini akan menghambat proses komunikasi antar komputer. Melihat akan adanya kesalahan seperti itu, ISO atau yang dikenal dengan International Organization for Standardization membuat suatu formula khusus yang dikenal dengan OSI (Open System Interconnection) suatu model standart yang digunakan untuk menghubungkan komputer dari berbagai vendor yang berbeda.
OSI (Open System Interconnection) yang dikeluarkan oleh ISO dibagi menjadi 7 layer. 7 Layer OSI ini harus digunakan oleh vendor-vendor dalam memproduksi perangkat komputer, laptop dsb. Untuk lebih jelasnya apa saja 7 OSI layer yang dikeluarkan ISO, berikut ini daftarnya :
  • 7th - Layer : Aplication Service
  • 6th - Layer : Presentative Service
  • 5th - Layer : Session Communications
  • 4th - Layer : Transport Communications
  • 3th - Layer : Network Communications
  • 2nd - Layer : Data-Link Physical connections
  • 1st - Layer : Physical connections
pengertian model osi layer
Gambar 1 Pengertian Model OSI Layer

Pengertian Model OSI Layer

Untuk lebih jelasnya mengenai ketujuh lapis OSI ini, maka pahami dulu apa model OSI itu? Model OSI layer adalah suatu model desain jaringan yang dirancang oleh ISO (internasional organization for standardization) yang berlokasi di eropa tahun 1977. OSI (open system interconnection) disebut sebagai model "Tujuh lapis OSI" yang digunakan sebagai dasar dalam membuat protocol jaringan yang berbeda agar bisa berkomunikasi.

Fungsi OSI Layer dalam Jaringan Komputer

Fungsi OSI layer adalah mengupayakan membuat sistem jaringan komputer yang menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda sehingga memudahkan perangkat dari vendor yang berbeda bisa berkomunikasi.

Fungsi 7 OSI Layer

fungsi 7 osi layer
Gambar 2 - Lapisan 7 OSI Layer

Lapisan ke-7 Application Layer

Application layer memiliki fungsi sebagai antarmuka aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, jadi fungsinya lebih kepada mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan serta membuat message problemnya. Protokol yang berada pada lapisan ini yakni HTTP, FTP, SMTP serta NFS.

Lapisan ke-6 Presentation Layer

Presentation layer berguna untuk mentranslasi data yang akan ditransmisikan aplikasi ke dalam format yang sesuai dengan transmisi data jaringan. Protokol yang ada pada lapisan ini yakni software redirektor, workstation, network shell, serta remote desktop protocol.

Lapisan ke-5 Session Layer

Session Layer memiliki fungsi mendefinisikan sebuah koneksi terbuat, dijaga atau dihapuskan. Pada layer ini terjadi resolusi nama.

Lapisan ke-4 Transport Layer

Transport layer memiliki fungsi memecah data menjadi sebuah paket data dan memberikan penomoran secara urut sehingga dapat dengan mudah tersusun di tempat tujuan pada waktu diterima. Pada lapisan layer ini terjadi notifikasi bahwa paket telah sukses diterima, dan jika ada paket data yang hilang ditengah jalan, maka secara otomatis akan ditransmisikan ulang.

Lapisan ke-3 Network Layer

Network layer memiliki fungsi untuk mendefinisikan alamat IP, lalu membuat header tiap paket data, dan melakukan routing dengan internetworking menggunakan router dan switch layer 3.

Lapisan ke-2 Data-link Layer

Data-link layer memiliki fungsi mengelompokkan bit-bit data menjadi sebuat frame. Di dalam lapisan ini juga terjadi aktifitas mengkoreksi kesalahan, flow control, pengalamatan hardware, dan menentukan jalannya perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater dan switch layer 2 berjalan. 

Lapisan ke-1 Physical Layer

Physical layer ini memiliki fungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan, topologi jaringan dan pengabelan. Hal lain yang terjadi pada layer 1 yakni mendefinisikan network interface card (NIC) agar bisa berinteraksi dengan media kabel atau radio.
Dari ulasan informasi tentang pengertian OSI layer dan fungsi OSI layer di atas, anda bisa menambah wawasan mengenai seberapa pentingnya pengidentifikasian antar vendor yang berbeda supaya bisa terkoneksi antar vendor satu dengan yang lainnya.
Demikian artikel tentang informasi pengertian dan fungsi 7 layer OSI dalam jaringan komputer. Semoga bisa bermanfaat untuk anda, banyak istilah yang mungkin belum anda pahami. Tapi jangan khawatir, anda bisa membaca berbagai pengertian dan fungsi-fungsi tentang komputer dan laptop di blog sederhana ini. Terima kasih.

PERTEMUAN KE 10 ( ROUTING )

Pengertian routing, Fungsi & Jenisnya


Routing adalah proses dimana suatu item dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain. Beberapa contoh item yang dapat di-routing : mail, telepon call, dan data. Di dalam jaringan, Router adalah perangkat yang digunakan untuk melakukan routing trafik.
Konsep dasar routing
Bahwa dalam jaringan WAN kita sering mengenal yang namanya TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol) sebagai alamat sehingga pengiriman paket data dapat sampai ke alamat yang dituju (host tujuan). TCP/IP membagi tugas masing-masingmulai dari penerimaan paket data sampai pengiriman paket data dalam sistem sehingga jika terjadi permasalahan dalam pengiriman paket data dapat dipecahkan dengan baik. Berdasarkan pengiriman paket data routing dibedakan menjadi routing lansung dan routing tidak langsung.
  • Routing langsung merupakan sebuah pengalamatan secara langsung menuju alamat tujuan tanpa melalui host lain. Contoh: sebuah komputer dengan alamat 192.168.1.2 mengirimkan data ke komputer dengan alamat 192.168.1.3
  • Routing tidak langsung merupakan sebuah pengalamatan yang harus melalui alamat host lain sebelum menuju alamat hort tujuan. (contoh: komputer dengan alamat 192.168.1.2 mengirim data ke komputer dengan alamat 192.1681.3, akan tetapi sebelum menuju ke komputer dengan alamat 192.168.1.3, data dikirim terlebih dahulu melalui host dengan alamat 192.168.1.5 kemudian dilanjutkan ke alamat host tujuan.
Jenis Konfigurasi Routing
  1. Minimal Routing merupakan proses routing sederhana dan biasanya hanya pemakaian lokal saja.
  2. Static Routing, dibangun pada jaringan yang memiliki banyak gateway. jenis ini hanya memungkinkan untuk jaringan kecil dan stabil.
  3. Dinamic Routing, biasanya digunakan pada jaringan yang memiliki lebih dari satu rute. Dinamic routing memerlukan routing protocol untuk membuat tabel routing yang dapat memakan resource komputer.
Router atau perangkat-perangkat lain yang dapat melakukan fungsi routing, membutuhkan informasi sebagai berikut :
* Alamat Tujuan/Destination Address – Tujuan atau alamat item yang akan dirouting
* Mengenal sumber informasi – Dari mana sumber (router lain) yang dapat dipelajari oleh router dan memberikan jalur sampai ke tujuan.
* Menemukan rute – Rute atau jalur mana yang mungkin diambil sampai ke tujuan.
* Pemilihan rute – Rute yang terbaik yang diambil untuk sampai ke tujuan.
* Menjaga informasi routing – Suatu cara untuk menjaga jalur sampai ke tujuan yang sudah diketahui dan paling sering dilalui.
Tabel Routing
Sebuah router mempelajari informasi routing dari mana sumber dan tujuannya yang kemudian ditempatkan pada tabel routing. Router akan berpatokan pada tabel ini, untuk memberitahu port yang akan digunakan untuk meneruskan paket ke alamat tujuan.
Jika jaringan tujuan, terhubung langsung (directly connected) di router, Router sudah langsung mengetahui port yang harus digunakan untuk meneruskan paket.
Jika jaringan tujuan tidak terhubung langsung di badan router, Router harus mempelajari rute terbaik yang akan digunakan untuk meneruskan paket. Informasi ini dapat dipelajari dengan cara :
1. Manual oleh “network administrator”
2. Pengumpulan informasi melalui proses dinamik dalam jaringan.
Mengenal Rute Statik dan Dinamik
Ada dua cara untuk memberitahu router bagaimana cara meneruskan paket ke jaringan yang tidak terhubung langsung (not directly connected) di badan router.
Dua metode untuk mempelajari rute melalui jaringan adalah :
Rute Statik – Rute yang dipelajari oleh router ketika seorang administrator membentuk rute secara manual. Administrator harus memperbarui atau mengupdate  rute statik ini secara manual ketika terjadi perubahan topologi antar jaringan (internetwork).
Rute Dinamik – Rute secara Dinamik dipelajari oleh router setelah seorang administrator mengkonfigurasi sebuah protokol routing yang membantu menentukan rute. Tidak seperti rute Statik, pada rute Dinamik, sekali seorang administrator jaringan mengaktifkan rute Dinamik, maka rute akan diketahui dan diupdate secara otomatis oleh sebuah proses routing ketika terjadi perubahan topologi jaringan yang diterima dari “internetwork” .

Pengertian, Fungsi dan Jenis-Jenis Routing

....  ...
Mengenal Tentang Routing - Fungsi - Kegunaan - Proses

Mengenal Tentang Routing - Fungsi - Kegunaan - Proses
Mungkin untuk sobat yang sudah lama berkecimpung di dunia mikrotik sudah tidak asing lagi dengan yang namanya routing, karena dengan routing akan sangat memudahkan pekerjaan Jaringan Internet kita. Ok, langsung saja kita menuju ke lokasi.

Routing adalah proses pengiriman maupun pengambilan data atau informasi dengan meneruskan data ke jaringan lain yang berbeda, dengan routing bisa berkomunikasi walaupun berbeda network, maka diperlukan Router untuk melakukan routing.
  
Jenis-Jenis Routing

Routing memiliki 3 jenis konfigurasi, yaitu : 
  • Routing Default, adalah routing yang digunakan untuk mengirim paket secara manual, sering digunakan pada jaringan yang hanya memiliki satu jalur keluar atau hanya bisa digunakan di lokal saja.
  • Routing Dinamis, adalah router yang membuat tabel routing secara otomatis, dengan membaca lalu lintas jaringan dan tentu juga dengan saling berhubungan dengan router yang lain. Routing dinamis adalah routing yang paling mudah daripada routing default dan static.
  • Routing Static, adalah settingan router yang memiliki tabel static routing yang dibuat oleh administrator network.

Agar bisa melakukan proses routing, ada beberapa hal yang harus sobat ketahui : 
  • Alamat tujuan : Jika sobat ingin berkunjung, tentu harus tahu tujuannya.
  • Mengetahui rute : Sobat harus paham juga rute tercepat, jika rute padat dengan data yang lewat, akan mempersulit kinerja routing.
  • Rute yang bisa digunakan untuk kesemua network remote
Konsep Dasar Routing

Sebelum lebih jauh, kita kembali ke konser. Dalam jaringan WAN kita mengenal TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol) sebagai alamat , sehingga untuk pengiriman paket data dapat sampai ke alamat yang dituju (host tujuan). TCP/IP membagi tugas masing-masing mulai dari penerimaan paket data sampai pengiriman paket data dalam sistem sehingga jika terjadi permasalahan dalam pengiriman paket data dapat dipecahkan dengan baik. 

Cara Pengiriman Data


Dibagi menjadi dua bagian, yakni routing langsung dan routing tak langsung :
  • Routing Langsung :
  • Proses pengiriman data dari satu alamat IP ke alamat IP lainnya tanpa melalui sebuah Host. Contohnya : Misal ada komputer A dengan alamat IP 192.168.1.40 ingin mengirimkan data ke komputer B dengan alamat IP 192.168.1.50, maka proses datanya bisa langsung dikirim, sedangkan.
  • Routing Tak Langsung :
  • Proses pengiriman tak langsung, data yang dikirim akan melalui sebuah Host lain, misalnya data yang dikirimkan oleh Komputer IP 192.168.2.2 ke alamat IP 192.168.2.3 harus melewati IP 192.168.2.4 terlebih dahulu sebelum disampaikan ke alamat IP192.168.2.3 jadi untuk proses ini tidak bisa data langsung dikirim ke alamat tujuan, harus melewati host/alamat ip lain.
Pengenalan Tabel Routing
Proses mempelajari informasi routing dari mana sumber dan tujuan yang kemudian ditempatkan pada tabel routing. Router akan berpatokan pada tabel routing, untuk memberitahu port yang akan digunakan untuk meneruskan paket data ke alamat tujuan.

Jika network tujuan, terhubung langsung (directly connected) ke router, Router sudah langsung bisa mengetahui port yang harus digunakan untuk meneruskan paket. Jika network tujuan tidak terhubung langsung ke router, Router harus mempelajari rute terbaik yang akan digunakan untuk meneruskan paket. Informasi ini dapat dipelajari dengan cara :
  1. Manual oleh “network administrator”
  2. Pengumpulan informasi melalui proses dinamik dalam jaringan.

PERTEMUAN KE 14 ( PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA 3 )

Membuat Jaringan Komputer LAN Sederhana Apabila mempunyai  komputer lebih dari satu, dan masing-masing komputer ingin terhubung antara...