Kamis, 05 April 2018

Tata Cara Crimping Kabel Cross/Straight


Cara Crimping Kabel UTP ke RJ-45 (Straight dan Cross)


Cara Crimping Kabel UTP ke RJ45 (Straight dan Cross). Setelah mengetahui Berbagai Kabel Jaringan Komputer Lan, kita akan melakukan crimping terhadap kabel UTP menggunakan konektor RJ-45 agar bisa digunakan untuk menghubungkan hardware komputer.


nah, sebelum kita mulai, bahan-bahan yang harus dipersiapkan adalah kabel utp, konektor RJ-45, dan Tang crimping dan kalo lebih bagus kalo kamu ada Lan Tester untuk menguji kabel, jika tidak, masih bisa menggunakan cara lain untuk menguji nya..






Tang Crimping


Kabel UTP



Lan Tester



RJ-45
Kabel UTP terdiri dari 2 jenis, yaitu Straight dan Cross, kabel straight digunakan untuk menghubungkan dua buah hardware yang berbeda seperti menghubungkan PC ke Switch/Hub, dan kabel Cross digunakan untuk menghubungkan dua buah hardware yang sama seperti dari PC ke PC, Laptop ke Laptop.Cara Crimping Kabel UTP ke RJ-45





Pengertian IP Address Adalah dan Kelas IP Address
Untuk membuat kabel Straight, susunan warna yang digunakan adalah :
Sususan warna pada ujung 1 = Putih Orange, Orange, Putih Hijau, Biru, Putih Biru, Hijau, Putih Coklat, Coklat
Sususan warna pada ujing 2 sama dengan ujung 1.Untuk membuat kabel Cross, susunan warna yang digunakan adalah :
Susunan warna pada ujung 1 = Putih Orange, Orange, Putih Hijau, Biru, Putih Biru, Hijau, Putih Coklat, Coklat
Susunan warna pada ujung 2 yaitu = Putih Hijau, Hijau, Putih Orange, Biru, Putih Biru, Orange, Putih Coklat, Coklat

LANGKAH LANGKAH CRIMPING KABEL STRAIGHT DAN CROSS.

Cara Crimping Kabel UTP ke RJ-45
1. Kupas kulit kabel selebar 2 cm.
2. Susun rapi delapan kabel yang terdapat didalam sesuai dengan gambar dan penjelasan diatas.
3. Luruskan kabel yang masih kusut.
4. Ratakan ujung kabel dengan memotong nya menggunakan tang crimping.
5. Setelah yakin urutan warna benar dan ujung kabel sudah rata, masukan kabel kedalam konektor RJ-45 , pastikan ujung kabel menyentuh ujung RJ-45, dan jepitlah menggunakan Tang Crimping.
6. Setelah menyelesaikan kedua ujung kabel, uji menggunakan Lan tester, jika semua lampu menyala, berarti kabel tersebut telah di crimping dengan benar dan bisa digunakan.

PERTEMUAN 4 ( INSTALASI MEDIA TRANSMISI JARINGAN )

Jenis-Jenis Media Transmisi Jaringan: Perlu kita pahami bahwa dikatakan sebuah jaringan komputer jika mempunyai tiga syarat yang sudah terpenuhi yaitu harus ada perangkat Jaringan yang akan dihubungkan, terdapat Media transimisi yang digunakan untuk menghubungkan antar perangkat tersebut dan harus ada layanan yang akan diberikan pada jaringan misalnya DNS server. Akan tetapi pada kesempatan ini saya akan fokuskan pada Media Jaringan komputer atau ada juga yang menyebutkan sebagai Media transmisi.

Apa itu Media Jaringan ?

Media jaringan atau media transmisi merupakan media yang digunakan untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat yang lainnya. Dalam jaringan, semua media yang dapat menyalurkan gelombang listrik, gelombang elektromagnetik ataupun gelombang cahaya dapat dipakai sebagai media jaringan, baik untuk pengiriman dan penerimaan data.
Dalam jaringan komputer dikenal ada tiga jenis media transmisi yang dapat digunakan yaitu media tembaga (cooper media), Optic Media (Fiber Optic) dan frekuensi radio (wireless).

Media yang mana yang cocok untuk digunakan?

Semua media (media tembaga, fiber optic maupun wireless) mempunyai kelebihan dan kekurangan masing masing. Akan tetapi sebelum anda menentukan jenis media yang digunakan ada baiknya anda memperhatikan faktor-faktor berikut:
  1. Harga
  2. Keandalan (reliability)
  3. Kemudahann instalasi dan perawatan
  4. Laju pengiriman data maksimal
  5. Keamanan data
  6. Ketahanan terhadap interferensi
  7. Kemudahan konfigurasi

A. Cooper Media (Media Tembaga)

Copper media merupakan semua media transmisi data yang inti media untuk mengirimkan datanya terbuat dari bahan tembaga contohnya kabel UTP. Pada media ini, data yang dikirimkan dari satu perangkat ke perangkat lainnya berbentuk sinyal-sinyal listrik (tegangan atau arus) digital.
Adapun Kelebihan dari media tembaga diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Mempunyai harga yang relatif lebih Murah
  2. Jarak jangkauan yang luas
  3. Dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon
  4. Karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadi interferensi dengan system lain.
Sedangkan kekurangan dari media tembaga diantaranya adalah :
  1. Instalansi yang rumit
  2. Redaman yang relative besar, sehingga untuk hubungan perangkat yang jaraknya jauh harus dipasang repeater-repeater.
  3. Jika kabel dipasang diatas tanah, rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat berakibat putusnya hubungan.
Adapun contoh dari media tembaga adalah kabel STP, Kabel UTP dan kabel Coaxial. Sedangkan jarak maksimal pemasangan dan troughput yang dihasilkan tergantung dari jenis kabel yang digunakan misalkan untuk kabel UTP maksimal jarak yang diijinkan maksimal 100 meter dan kabel Coaxial mampu mencapai jarak 500 meter.

Ada Dua jenis copper media (media tembaga) yang biasa digunakan dalam jaringan komputer diantaranya Kabel Coaxial dan Kabel Twisted.
  1. Kabel Coaxial
Dikenal dua jenis kabel coaxial, yaitu thick coaxial cable (mempunyai diameter lumayan besar) dan thin coaxial cable(mempunyai diameter lebih kecil) dengan konektor yang digunakan adalah konektor BNC.

Thick coaxial cable (Kabel Coaxial “gemuk”)

Kabel coaxial jenis ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10BASE5, dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm, dan biasanya diberi warna kuning. Kabel jenis ini biasa disebut sebagai standard ethernet atau thick Ethernet, atau hanya disingkat ThickNet,atau bahkan hanya disebut sebagai yellow cable. Kabel Coaxial ini (RG-6) jika digunakan dalam jaringan mempunyai spesifikasi dan aturan sebagai berikut :
  • Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm (dianjurkan menggunakan terminator yang sudah dirakit, bukan menggunakan satu buah resistor 50-ohm 1 watt, sebab resistor mempunyai disipasi tegangan yang cukup lebar).
  • Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung (attached devices) atau berupa populated segments.
  • Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan (external transceiver).
  • Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini repeaters.
  • Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet (atau sekitar 500 meter).
  • Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet (atau sekitar 1500 meter).
  • Setiap segment harus diberi ground.
  • Jarak maksimum antara tap atau pencabang dari kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter).
  • Jarak minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter).

Thin coaxial cable (Kabel Coaxial “Kurus”)

Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel coaxial jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC Tconnector. Kabel jenis ini juga dikenal sebagai thin Ethernet atau  ThinNet. Kabel coaxial jenis ini, misalnya jenis RG-58 A/U atau C/U, jika diimplementasikan dengan Tconnector dan terminator dalam sebuah jaringan, harus mengikuti aturan sebagai berikut :
  • Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
  • Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter) per segment.
  • Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30 perangkat jaringan (devices).
  • Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard, tidak perlu tambahan transceiver, kecuali untuk repeater.
  • Maksimum ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated segment).
  • Setiap segment sebaiknya dilengkapi dengan satu ground.
  • Panjang minimum antar TConnector adalah 1,5 feet (0.5 meter).
  • Maksimum panjang kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).

2.Twisted Pair Ethernet

Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded twisted pair (STP) dan unshielded twisted pair (UTP). STP adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan UTP tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45.
Dari gambar diatas dapat kita lihat bahwa terdapat 4 pasang kabel dalam sebuah kabel  twisted dimana setiap pasang kabel saling melilit dan mempunyai warna yang berbeda pada tiap kabelnya. Untuk dapat terhubung ke komputer, maka setiap kabel harus di masukkan kedalam konektor yang disebut konektor RJ-45 dengan susunan kabel yang mengacu terhadap standar jaringan. Ada dua jenis standar dalam pengurutan warna kabel yang digunakan yaitu standar TIA/EIA 568A dan TIA/EIA 568B. Adapun urutan warna kabelnya sebagai berikut:
Dari kedua urutan warna kabel tersebut maka lahirlah beberapa jenis instalasi kable UTP yang disebut dengan kabel straigth-through, crossover dan rollover.

  1. Kabel Straigth-through (straigth) 
Kabel straigth digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan yang berbeda. Misal digunakan untuk menghubungkan Komputer dengan Switch atau menghubungkan switch dengan router.
Dikatakan kabel Straigth jika pemasangan konektor pada kedua ujung kabel diurutkan dengan menggunakan medode yang sama. misal pada ujung kabel dikonektor A diurutkanan dengan menggunakan metode TIA/EIA 568A, maka pada ujung kabel dikonektor B pun harus diurutkan dengan menggunakan metode TIA/EIA 568A. Begitupun juga sebaliknya jika ujung kabel dikonektor A diurutkan dengan menggunakan metode TIA/EIA 568B, maka ujung kabel dikonektor B pun harus diurutkan dengan menggunakan metode TIA/EIA 568B.
Gambar susunan kabel Straigth

2. Kabel Crossover

Secara standar fungsi dari kabel Crossover digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan yang sama misalnya digunakan untuk menghubungkan Komputer dengan Komputer atau switch dengan switch
Dikatakan kabel Crossover jika pemasangan konektor pada kedua ujung kabel diurutkan dengan menggunakan metode yang berbeda (silang). Misal pada ujung kabel dikonektor A diurutkan dengan menggunakan metode TIA/EIA 568A, maka pada ujung kabel dikonektor B harus diurutkan dengan menggunakan metode TIA/EIA 568B. Atau sebaliknya jika ujung kabel dikonektor A diurutkan dengan menggunakan metode TIA/EIA 568B, maka urutan kabel dikonektor B harus diurutkan dengan menggunakan metode TIA/EIA 568A.
Gambar Susunan Kabel Crossover

3. Kabel Rollover

Kabel rollover digunakan hanya untuk converter DB9 (port serial pc) ke port console,  untuk melakukan manajemen. Kabel  rollover digunakan untuk menghubungkan switch (manageable) dengan pc dan Router ke pc.
Jika menggunakan konektor RJ-45 maka kabel rollover bisa dibuat dengan membalik urutan kabel antara ujung kabel dikonektor A dengan ujung kabel dikonektor B. Misal jika dikonektor A menggunakan urutan kabel dengan metode TIA/EIA 568B yang dimulai dari pin 1 di konektor A dengan warna kabel putih-orange, maka dikonektor B kabel tersebut (warna putih-orange) disimpan pada pin ke 8, kemudian pin ke-2 di konektor A yaitu warna kabel Orange, maka dikonektor B kabel tersebut disimpan pada pin ke-7 dan seterusnya. Lebih jelasnya terlihat pada gambar berikut:
Gambar susunan Kabel Rollover

B. Optic Media (Fiber Optik)

Fiber optic merupakan sebuah Teknologi kabel yang menggunakan benang serat kaca atau plastik untuk mengirimkan data agar sampai ke tujuannya. Kabel Fiber optic terdiri dari seikat benang kaca, yang masing-masing mampu mentransmisi pesan modulasi ke gelombang cahaya. serat  kaca  biasanya memiliki diameter sekitar 120 mikrometer yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain hingga jarak 50km tanpa menggunakan repeater. Berikut bagian-bagian dari kabel fiber optic beserta konektor yang digunakan:
Kelebihan fiber optic diantaranya :
  1. Kemampuan mengirim data dengan kapastitas yang besar dan jarak yang jauh.
  2. Kecepatan transmisi hingga mencapai gigabits
  3. Tingkat keamanan fiber optic yang tinggi
  4. Tahan terhadap gangguan elektromagnetik
  5. Lebih menghemat tempat, dibandingkan dengan kabel tembaga.
Adapun Kekurangan dari kabel fiber optic diantaranya adalah:
  1. Harganya yang cukup mahal
  2. instalasi yang cukup rumit.
Karena materi mengenai fiber optik sangat banyak, maka untuk lebih jelasya silahkan baca juga mengenai penjelasan fiber optik pada artikel-artikel akan dijelaskan berikutnya.

C. Wireles Media

Wireless Media merupakan suatu media transmisi data yang tidak memerlukan kabel dalam proses transmisinya, media ini memanfaatkan sebuah antena untuk transmisi di udara, ruang hampa udara, atau air. Pada sisi pengiriman / transmisi Antena menyebarkan energy elektromagnetik ke dalam media (biasanya udara), sedangkan untuk sisi penerimaan sinyal, antena menangkap gelombang elektromagnetik dari media.
Untuk lebih jelas mengenai jenis antena yang biasa digunakan untuk jaringan komputer silahkan anda pahami pada artikel Jenis-jenis Antena Jaringan.

Media Wireless mempunyai beberapa kelebihan diantaranya:
  1. Mobilitas
  2. Proses instalasi cepat
  3. Fleksibilitas Tempat
  4. Pengurangan anggaran biaya
  5. Jangkauan luas
  6. Tidak mengurangi kerapian ruangan

Sedangkan kelamahan yang dimiliki dari media wireless diantaranya sebagai berikut:
  1. Kecepatan transfer data terbatas
  2. Alatnya cukup mahal.
  3. Mudah mendapatkan Interferensi Gelombang
  4. Kapasitas jaringan terbatas.
  5. Keamanan data kurang terjamin.
  6. Intermittence ( sinyal putus-putus )
Perlu diketahui juga bahwa Keamanan suatu jaringan ketika menggunakan wireless sebagai  media transmisi, tergantung dari kekuatan perangkat dan keahlian yang dimiliki oleh teknisinya. Sedangkan luas area jangkauan biasanya sebanding dengan harga yang dikeluarkan untuk membeli perangkat yang digunakan.
Demikian penjelasan dari jenis-jenis media transmisi  jaringan  yang bisa saya sampaikan mudah-mudahan bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan bagi kita semua. Aamiin..

PERTEMUAN 3 ( PERANGKAT JARINGAN )

Pengertian Perangkat Jaringan Dulu…


Perangkat jaringan pada komputer merupakan alat pendukung untuk menjalankan tranformasi data sehingga perangkat bersangkutan dapat beroperasi. 
Sebuah komputer yang digunakan biasanya memerlukan beberapa alat sebagai pengirim data, misalnya router, wireless, wireless card, lan card dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sebagaimana dengan fungsi perangkat keras jaringan bahwa alat-alat seperti router itu akan bekerja sesuai dengan kegunaan, ia akan mengirimkan data ke perangkat lain sehingga jaringan bisa terhubung.

perangkat jaringan

Berikut ada beberapa nama perangkat jaringan komputer yang sering kita temui dan menggunakannya. 

Biasanya untuk harga pendukung perangkat komputer tersebut juga tidaklah terlalu mahal, namun demikian harga juga ditentukan dengan kualitas barangnya. 


Seperti apa saja perangkat jaringan komputer yang dimaksud? Yuk kita lihat macam-macam perangkat jaringan komputer di bawah ini.


1. Perangkat Router

Router adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan atau lebih sehingga pengiriman data dari satu perangkat ke perangkat lain bisa diterima. 

Router itu bisa menghubungkan network / jaringan yang menggunakan topologi seperti bus, star dan ring.

Baca : Pengertian dan Jenis Topologi (Ring, Star, Bus, Tree, Mesh) Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Dengan adanya perangkat bernama router tadi maka dua jaringan yang berbeda dapat terhubung, sebagai contoh 135.165.112.6/24 bisa terhubung ke 163.190.231.4/24 begitu dengan sebaliknya.

Proses melakukan routing ini terjadi pada layer ke tiga pada OSI Layer. Perlu diketahui juga jika cara kinerja router tersebut hampir sama dengan bridge yang sama-sama meneruskan data.


router

Penggunaan router ini sering digunakan dalam teknologi jaringan berbasis protokol TCP/IP. Untuk router yang digunakan dalam hal ini sering disebut dengan IP router.

Selain itu, router juga bisa digunakan untuk membuat koneksi antara jaringan LAN dengan sebuah layanan telekomunikasi (telekomunikasi leased line / Digital Subscriber Line). Router ini sering disebut dengan access server.

Ada juga router yang menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi jaringan DSL (Digital Subscriber Line). Router ini dinamakan DSL router.

Router-router di atas biasanya sudah dilengkapi dengan adanya fitur firewall. Router juga memiliki kemampuan untuk memblokir lalu lintas data yang dikirimkan melalui broadcast.

Hal itu mencegah terjadinya broadcast storm yang bisa mengakibatkan kinerja jaringan lebih lambat.

2. Perangkat Wireless Card

Wireless Data ini merupakan sebuah jaringan yang mampu menghubungkan dua device tanpa menggunakan kabel. 

Wireless Card dapat menghubungkan dua atau lebih perangkat komputer sehingga bisa saling terhubung melalui jaringan Wi-Fi dan tanpa menggunakan kabel. 

Hal tersebut tentunya kita sering menggunakannya bukan? Sebab melalui jalur jaringan wifi maka kecepatan maksimal internet bisa kita rasakan.



3. Perangkat LAN Card

Seperti halnya dengan perangkat jaringan yang lain, LAN Card ini merupakan perangkat jaringan yang dapt menghubungkan kiriman data dari perangkat satu ke perangkat lainnya.

LAN Card
ebay.com

Tapi pada LAN Card ini harus menggunakan kabel biar data dapat sampai ke perangkat lainnya. Pada penggunaan LAN ini maka data dapat tertransmisikan menggunakan media jaringan kabel UTP.


4. Perangkat Bridge

Perangkat Bridge ini berfungsi untuk memperluas jaringan ke bentuk jaringan lain yang lebih luas sehingga bisa dipergunakan pada perangkat lain.

Dalam kinerja Bridge ini ia harus mengenali alamat MAC yang biasanya mentransmisikan sebuah data ke jaringan, baru kemudian bridge membuat tabel otomatis. 

Kelebihan perangkat bridge ini ialah ia bisa menentukan segmen mana yang akan di rooting atau di saring.


5. Perangkat Hub

Hub pada komputer gunanya untuk membagi server ke jaringan lain, adapun kelemahan dari Hub ini ialah jika ia rusak maka transmisi jaringan ke komputer juga tidak dapat berjalan dengan begitu dia tidak dapat mengatur kecepatan data yang di kirimkan ke komputer lainnya.

Prinsip kerja hub ialah dengan cara menyalin sekumpulan / paket data dari sebuah sumber yang tersambung dengan port pada hub itu dan membagikan kepada seluruh port yang tersambung dengan hub tersebut.

Analoginya seperti ini…

hub

Jika dalam satu ruangan terdapat 5 orang, dan hanya ada satu orang yang memiliki sebuah makanan. Maka fungsi dari hub adalah membagi makanan yang hanya dimiliki 1 orang tersebut ke seluruh orang yang ada di dalam ruangan.

Tetapi, kelemahan dari hub adalah tidak mampu membagi paket data (makanan jika dalam contoh di atas) dengan rata ke setiap port (orang jika dalam contoh di atas) dengan adil dan rata.

Hal itu yang membedakan antara hub dengan switch. Jika switch bisa membagi paket data dengan rata.


6. Perangkat Switch

Switch merupakan sebuah hardware yang fungsinya hampir sama dengan HUB, ia bisa membagi-bagi jaringan lokal ke banyak perangkat komputer. Sementara fungsi utamanya switch ini ialah untuk menerima sinyal, mengirimkan data jaringan dari server ke jaringan perangkat lain.

Network Switch

Namun, kelebihan switch dibandingkan hub adalah switch lebih cerdas dalam membagi sinyal koneksi.

Dalam kata lain, switch mampu membuat beberapa komputer mendapatkan kecepatan internet yang setara.

7. Perangkat Access Point

Access Point kegunaannya mirip dengan router. Namun Access Point memiliki fungsi yang sebenarnya ialah untuk memancarkan Wireless sinyal yang dipancarkan dari router untuk membuat jaringan WLAN.

Salah satu kelebihan Access Point ini adalah dapat tersambung langsung dengan broadband atau router.

8. Perangkat Kabel

Kabel merupakan penghantar arus dari dan ke sebuah perangkat. Ada banyak jenis kabel yang digunakan ke perangkat koputer dan biasanya berjenis Unshielded Twisted Pair (UTP) dan masih banyak lagi yang lainnya.

kabel LAN

Adapun kekurangan dari penggunaan kabel tersebut biasanya ada kerumitan karena juga harus memerlukan lokasi penempatan kabel dan lain sebagainya.


9. Perangkat NIC

NIC atau Network Interface Card merupakan kartu yang juga berperan penting bagi komputer. NIC biasanya ditanamkan pada komputer sehingga perangkat bisa terhubung dengan jaringan LAN.

Adapun fungsi NIC ini membuat perangkat dapat terhubung dengan jaringan melalui koneksi kabel.


10. Perangkat Modem

Modem merupakan perangkat keras yang dapat menghantarkan perubahan data sinyal menjadi analog untuk selanjutnya kembali menjadi data sinyal digital sehingga komputer dapat dijalankan.

Biasanya ketika modem mendapatkan sinyal analog maka ia akan merubahnya menjadi signal digital dan menghantarkannya ke komputer.

modem

Dalam artian, modem itu bisa membuat komputer/PC kita terkoneksi dengan jaringan internet.

Ada banyak jenis modem yang biasa kita lihat dan masing-masing perangkat juga memiiki kualitas sendiri-sendiri.

11. Perangkat Repeater

Repeater merupakan perangkat jaringan untuk memperkuat sinyal. Perangkat repeater dapat memperkuat sinyal pada jarak jauh.

Fungsi repeater adalah : 
  1. Memperluas Jangkauan Sinyal Server
    Jadi, jika sebuah server menggunakan repeater maka sinyalnya akan bisa diakses lebih jauh oleh perangkat lain.
    Maksudnya adalah, dalam jarak yang lebih jauh sebuah perangkat bisa mengakses paket data dari server.
  2. Mempermudah Mengakses Sinyal WiFi
    Dengan adanya repeater, maka banyak perangkat yang lebih mudah dalam mengakses wifi karena jaringan sudah diperkuat dengan menggunakan repeater.
  3. Meminimalisir Penggunaan Kabel Jaringan
    Penggunaan repeater meminimalisir adanya kabel jaringan yang cukup banyak. Itu karena repeater memperkuat sinyal sehingga tidak memerlukan kabel untuk mengakses paket data.
Pada intinya, fungsi repeater itu memperkuat sinyal data sehingga lebih mudah diakses.

12. Perangkat Konektor

Konektor merupakan sebuah alat yang menghubungkan kabel dengan Network Adaptor. Keberadaan konektor ini juga sangat vital bagi perangkat komputer sebab jika tidak ada alat tersebut maka komputer juga tidak dapat dioperasikan dengan semestinya.

Ada beberapa jenis konektor yang biasa terpasang pada perangkat komputer, diantaranya ialah:


• Konektor RJ-45 digunakan untuk Kabel UTP
• Konektor BNC/T digunakan untuk Kabel Coaxial
• Konektor ST digunakan untuk Kabel Fiber Optic.

Ya, keberadaan konektor memang tidak dapat dipisahkan dengan perangkat lain, meskipun sepintas ia tak banyak fungsi, tapi dengan tidak adanya konektor maka komputer juga tak bisa berfungsi.
Konektor RJ-45
Konektor RJ-45

Di atas adalah macam-macam perangkat jaringan komputer yang sering di gunakan sebagai pendukung dalam mengalirkan data sinyal ke perangkat komputer. 

Adapun selanjutnya kita coba melihat ke dalam perangkat sebuah komputer. Pada komputer sudah barang tentu ada CPU serta komponen yang lain. Nah, pada kesempatan ini kita akan membahas CPU saja, ya.


CPU Pada Komputer

CPU atau Central Processing Unit merupakan perangkat keras komputer yang mempunyai tugas menjalankan perintah dan mengolah data dari perangkat lunak. 

CPU juga sering disebut dengan otaknya komputer sebab peranannya sangat penting untuk sebuah kinerja perangkat. Cara kerja dari CPU ialah ia akan mengambil program yang masuk untuk kemudian dimasukkan ke RAM. 

Pada pengambilan program oleh cpu tadi biasanya terdapat intruksi dan data. Untuk intruksi akan di tempatkan pada Program Storage, sedangkan data akan masuk ke Working Storage.

CPU

Intruksi dan data tadi selanjutnya diabil oleh Control Unit dan tersimpan di register. 

Selanjutnya intruksi dan data akan diproses dan hasilnya tertampung di Accumulator, kemudian Control Unit akan mengambil data-data tersimpan tadi dan kembali membawanya ke RAM, selanjutnya hasil ditampilkan di output.


Contoh beberapa CPU yang sering kita lihat pada perangkat komputer


1. Intel: Itanium, Xeon, Core i5, Core i7, Core 2, Core, Pentium ( Pro, MMX, II, III, 4, D, M, Dual-Core), Celeron, Atom 

2.Hewlett-Packard: Capricorn, FOCUS, PA-7000 ~ PA-8900, Saturn.

3. Digital Equipment Corporation: V-11, MicroVAX 78032, CVAX, Rigel, Mariah, NVAX, Alpha, StrongARM

4. AMD: Athlon, Athlon 64, Athlon XP, Duron, Opteron, Sempron, Turion.

5. ARM: ARM.

6. Elbrus: Elbrus-3

7. Fairchild Semiconductor: Clipper

8. IBM: IBM 801, Cell Processor, Broadway Processor

9. POWER: POWER 1 ~ 6, RISC Single Chip, P2SC

10. PowerPC-AS: A10, A25, A30, RS64.


Demikianlah beberapa bagian dari sebuah komputer yang terdiri dari perangkat kerassampai jaringan. 

Sebuah komputer pastinya tidak dapat menjalankan tugasnya bila tak di dukung dengan adanya perangkat jaringan yang mengalirkan data signal maupun arus listrik.

PERTEMUAN KE 14 ( PEMBUATAN JARINGAN SEDERHANA 3 )

Membuat Jaringan Komputer LAN Sederhana Apabila mempunyai  komputer lebih dari satu, dan masing-masing komputer ingin terhubung antara...